Langsung ke konten utama

Jawaban UAS Pengantar Kecerdasan Tiruan 7D Dian Ainurrafik Afnan S 1903015239

  UAS Nama : Dian Ainurrafik Afnan S NIM : 1903015239 MK : Pengantar Kecerdasan Tiruan Berikut Jawaban UAS : Unduh File UAS ini dibuat sebgaimana yang tertuang dalam  Online Learning Uhamka

Pertemuan Ke 2 PDS : Ruang Lingkup Pemodelan Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

Ruang Lingkup Simulasi dan Pemodelan


    Simulasi dapat didefinisikan sebagai teknik menirukan atau memperagakan kegiatan berbagai macam proses atau fasilitas yang ada di dunia nyata. Fasilitas atau proses tersebut disebut dengan sistem, dimana didalam keilmuan digunakan untuk membuat asumsi-asumsi bagaimana cara sistem itu bekerja.

    Asumsi tersebut biasanya berbentuk hubungan matematik atau logika yang akan membentuk model yang digunakan untuk mendapatkan pemahaman bagaiman perilaku hubungan dari sistem tersebut. Jika hubungan yang membentuk model cukup simpel, maka hubungan tersebut bisa menggunakan metode matematik (seperti aljabar, kalkulus atau teori probabilitas) untuk mendapatkan informasi yang jelas setiap permasalahan tertentu. Sistem ini disebut dengan solusi analitik.

    Untuk memperkenalkan model-model realistik dimana terlalu kompleksnya sistem-sistem di dunia nyata untuk dievaluasi secara analitik, maka model-model tersebut harus dipelajari secara simulasi. Dalam simulasi kita menggunakan komputer untuk mengevaluasi model numerikal dan data yang digunakan untuk mengestimasi karakteristik yang benar dan dapat diharapkan pada model.

    Ada banyak lingkup aplikasi simulasi dan dibagi menjadi beberapa bagian. Berikut adalah contoh beberapa jenis permasalahan utama dimana simulasi dibangun menjadi alat yang bermanfaat:
  1. Perancangan dan analisis sistem manufaktur
  2. Evaluasi sistem persenjataan militer ataua persyaratan militer lainnya.
  3. Penentuan persyaratan hardware atau protokol untuk jaringan komunikasi
  4. Penentuan persyaratan hardware atau software untuk sistem komputer
  5. Perancangan dan operasional sistem transportasi seperti bandar udara, jalan tol, pelabuhan laut dan jalan bawah tanah.
  6. Evaluasi rancangan pada organisasi jasa seperti call center, restoran cepat saji, rumah sakit, dan kantor pos
  7. Reenginering pada pemilikan pabrik
  8. Penentuan kebijakan pesanan barang pada sistem inventori
  9. Analisis keuangan atau sistem ekonomi

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaimana yang tertaung dalam Online Learning Uhamka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 4 PKT : Konsep Dasar Kecerdasan Tiruan Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

 Konsep Dasar Dalam Kecerdasan Buatan Turning Test - Metode Pengujian Kecerdasan     Turning Test merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat Alan Turing Proses ini melibatkan seorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai. Yang satu adalah seorang manusia dan satunya sebuah mesin yang akan diuji. Penanya tidak bisa melihat langsung kepada obyek yang ditanyai. Penanya diminta untuk membedakan mana jawaban komputer, mana jawaban manusia berdasarkan jawaban kedua obyek tersebut. Jika penanya tidak dapat membedakan mana jawaban mesin dan jawaban manusia maka Turing berpendapat bahwa mesin yang diuji tersebut dapat diasumsikan CERDAS. Pemrosesan Simbolik     Komputer semula didesign untuk memproses bilangan / angka - angka (pemrosesan numerik). Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasrkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi matematis. Sifat penting dari AI adalah bahwa AI merupakan...

Pertemuan 10 PDS : Pendekatan dalam SIstem Dinamik Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

  Pendekatan Dinamik Sistem Dinamik Definisi Sistem Dinamik     Sistem dinamik adalah metodologi untuk memahami suatu masalah yang kompleks. Metodologi ini dititikberatkan pada pengambilan kebijakan dan bagaimana kebijakan tersebut menentukan tingkah laku masalah-masalah yang dapat dimodelkan oleh sistem secara dinamik (Richardson dan Pugh 1986).     Permasalahan dalam sistem dinamik dilihat tidak disebabkan oleh pengaruh dari luar namun dianggap disebabkan oleh struktur internal sistem. Tujuan metodologi sistem dinamik berdasarkan filosofi kausal (sebab akibat) adalah mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang tata cara kerja suatu sistem (Asyiawati 2002; Muhammad; et a!. 2001). Tahapan dalam pendekatan sistem dinamik: ldentifikasi dan definisi masalah  Konseptualisasi sistem  Formulasi model  Sirnulasi model  Verifikasi dan validasi model  Analisis kebijakan  Impiementasi kebijakan  Proses Pemodelan terdiri atas la...