Langsung ke konten utama

Jawaban UAS Pengantar Kecerdasan Tiruan 7D Dian Ainurrafik Afnan S 1903015239

  UAS Nama : Dian Ainurrafik Afnan S NIM : 1903015239 MK : Pengantar Kecerdasan Tiruan Berikut Jawaban UAS : Unduh File UAS ini dibuat sebgaimana yang tertuang dalam  Online Learning Uhamka

Pertemuan 4 PDS : Hubungan Pemodelan dan Simulasi Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

Hubungan Pemodelan & Simulasi 


Definisi Sistem

Menurut Schmidt dan Taylor (1970) Sistem didefinisikan sebagai suatu kumpulan satu kesatuan seperti manusia dan mesin yang aktif dan berinteraksi bersama-sama untuk mendapatkan penyelesaian akhir pokok pikiran.  Praktisnya apa yang diartikan sebagai sistem tergantung pada objektivitas pembelajaran tertentu. Kumpulan kesatuan berisi sistem pembelajaran, mungkin hanya sekelompok kecil pada keseluruhan sistem yang satu dengan lainnya.

Secara sederhana, sistem dapat diartikan sebagai kumpulan obyek yang dihubungkan satu sama lain melalui beberapa interaksi reguler atau secara bebas untuk mencapai suatu tujuan.

Contoh devinisi sistem:

Jika seorang ingin mempelajari sebuah bank. Untuk menentukan jumlah kebutuhan teller untuk menyediakan kecukupan pelayan terhadap naabah, sistem dapa didefinisikan bagian yang konsisten dari bank untuk teller dan penantian nasabah yang dilayani. 

Lingkungan Sistem

Sistem biasanya dipengaruhi oleh perubahan yang terjadi di luar sistem. Perubahan ini teradi di lingkungan sistem. Dalam pemodelan sistem, perlu ditetapkan batas (boundary) antara sistem dan lingkunganya.

Komponen Sistem

  • Entitas merupakan obyek dalam sistem. Contoh: customer pada suatu bank
  • Atribuut merupakan suatu sifat dari suatu entitas. Contoh: Pengecekan neraca rekening customer.
  • Aktivitas merepresentasikan suatu periode waktu dengan lama bertentu. Periode waktu sangat penting karena biasanya simulasi menyertakan besaran waktu. Contoh: deposito uang ke rekening pada waktu dan tanggal tertentu.
  • Keadaan sistem didefinisikan sebagai kumpulan variabel-variabel yang diperlukan untuk menggambarkan sistem kapanpun, relatif terhadap obyektif dari studi. Contoh: Jumlah teller yang sibuk, jumlah customer yang menunggu dibaris antrian.
  • Peristiwa didefinisikan sebagai kejadian sesaat yang dapat mengubah keadaan sistem. Contoh: kedatangan customer, penjumlahan jumlah teller, keberangkatan customer

Kategori Sistem

  1. Sistem Diskrit : Variabel-variabel keadaan hanya berubah pada set titik waktu yang diskrit. Contoh: Jumlah customer yang meunggudiantrian
  2. Sistem Kontinyu : Variabel-variabel berubah secara kontinyu menurut waktu. Contoh: arus listrik

Hubungan Simulasi Model

Simulai adalah cara mempelajari sistem dengan menggunakan permodelan. Mempelajari sistem dengan simulasi, secara numerik menjalankan model dengan memberi input dan melihat pengaruhnya terhadap output.
Berikut adalah gambar hubungan simulasi model

Klasifikas Model 

Klasifikas Model dalam simulasi dibagi menjadi 3, yaitu :
  1. Model Simulasi Statistik vs Dinamik
  2. Model Simulasi Deterministik vs Stokastik
  3. Model Simulasi Kontinyu vs Diskrit
1. Model Simulasi Statistik vs Dinamik
Model Stistik : representasi sistem pada waktu tertentu. Wktu tidak berperan disini. Contoh : model monte carlo
Model Dinamik : merepresentsikan sistem dalam perubahannya terhadap waktu. Contoh: siste convenyor di pabrik

2. Model Simulasi Deterministik vs Stokastik
Model deterministik tidak meiliki kompoen probabilistik (random)
Model stokastik: memiliki komponen input random, dan menghasilka output yang random pula.

3. Model Simulasi Kontinyu vs Diskrit
Model Kontinyu: Status berubh secara kontinyu terhadap waktu.
Model Diskrit: Status berubah secara instan pada titik-titik waktu yang terpisah.

Simulasi Sistem Peristiwa Diskrit

  • Pemodelan sistem dimana variabel keadaan berubah pada set waktu diskrit
  • Metode : Numerik (bukan analitikk)
    • Analitik : alasa deduktif secara matematis ; akurat
    • Numerik: Prosedur koputasional ; aproksimasi
  • Model simulasi dirun (bukan diselesaikan (solved))
    • Observasi sistem riil entitas, interaksi
    • asumsi model
    • pengumpulan data
    • analisis dan estimasi kinerja sistem

Verifikasi dan validasi model dalam simulasi

  • Langkah terpeting dalam studi simulasi: validasi
  • Validasi bukan merupakan tugas tersendiri yang mengikuti pengembangan model, namun merupakan satu kesatuan yang terintegrasi dalam pengembangan model
  • Verfikasi: 
    • Apakah kita membagun model yang benar?
    • Apakah model diprogram secara benar (input parameters dan logical structure)?
  • Validasi
    • Apakah model merupakan representasi akurat dari sistem riil?
    • Proses interatif dari perbandingan model terhadap sifat sistem aktual dan memperbaki model
 Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam Online Learning Uhamka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 4 PKT : Konsep Dasar Kecerdasan Tiruan Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

 Konsep Dasar Dalam Kecerdasan Buatan Turning Test - Metode Pengujian Kecerdasan     Turning Test merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat Alan Turing Proses ini melibatkan seorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai. Yang satu adalah seorang manusia dan satunya sebuah mesin yang akan diuji. Penanya tidak bisa melihat langsung kepada obyek yang ditanyai. Penanya diminta untuk membedakan mana jawaban komputer, mana jawaban manusia berdasarkan jawaban kedua obyek tersebut. Jika penanya tidak dapat membedakan mana jawaban mesin dan jawaban manusia maka Turing berpendapat bahwa mesin yang diuji tersebut dapat diasumsikan CERDAS. Pemrosesan Simbolik     Komputer semula didesign untuk memproses bilangan / angka - angka (pemrosesan numerik). Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasrkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi matematis. Sifat penting dari AI adalah bahwa AI merupakan...

Pertemuan 12 PDS : Simulasi Berbasis Software PowerSim Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

  Contoh Perangkat Lunak Dalam Simulasi Berbasis Powersim Perangkat Lunak Simulasi Untuk melakukan simulasi dari sebuah model, diperlukan perangkat lunak (software) yang secara cepat dapat melihat perilaku dari model yang telah dibuat. Ada berbagai macam perangkat lunak yang dapat digunakan untuk keperluan ini, seperti Vensim, Dynamo, Ithink, Stella dan Power Simulation.  Power Simulation Powersim digunakan untuk membangun dan melakukan simulasi suatu model dinamik. Suatu model dinamik adalah kumpulan dari variabel-variabel yang saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya dalam suatu kurun waktu.  Korespondensi Antar Variabel Setiap variabel berkorespondensi dengan suatu besaran yang nyata atau besaran yang dibuat sendiri. Semua variabel tersebut memiliki nilai numerik dan sudah merupakan bagian dari dirinya.  Pada waktu mensimulasikan model, variabel-variabel akan saling dihubungkan membentuk suatu sistem yang dapat menirukan kondisi sebenarnya  Stock flow D...