Langsung ke konten utama

Jawaban UAS Pengantar Kecerdasan Tiruan 7D Dian Ainurrafik Afnan S 1903015239

  UAS Nama : Dian Ainurrafik Afnan S NIM : 1903015239 MK : Pengantar Kecerdasan Tiruan Berikut Jawaban UAS : Unduh File UAS ini dibuat sebgaimana yang tertuang dalam  Online Learning Uhamka

Pertemuan 9 PKT : 3 Jenis Kecerdasan Tiruan Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

 

Tiga Kelompok Kecerdasan Tiruan

Kecerdasan Tiruan dapat dikelompokan menjadi 3 kelompok, yaitu :
  1. Sistem berbasis pengetahuan Knowledge-based systems, KBS) ; model dinyatakan secara eksplisit dan dibangun menggunakan kata dan symbol
  2. Inteligensia berbasis komputasi (Computational Intelligence, CI) ; model secara implisit yang dinyatakan dengan teknik - teknik numerik
  3. Hybrid (campuran)

Sistem Berbasis Pengetahuan (KBS)

KBS meliputi teknik-teknik seperti rule-based, case-based reasoning, dan induction system. Karena pengetahuan dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan kata dan simbol, ia dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia. Meskipun teknik berbasis simbol telah mengalami sukses untuk domainnya yang relatif sempit, namun ia tetap mengandung keterbatasan dalam hal kemampuan yakni sebatas mengatasi situasi-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit. Model simbolik pada umumnya kurang baik untuk mengatasi masalah yang belum familiar.

Inteligensia Berbasis Komputasi (CI)

CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara  membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman. Dalam hal ini pengetahuan tidak secara eksplisit dinyatakan melainkan direpresentasikan melalui angka-angka (numeris) yang dapat disesuaikan seiring bertambahnya ketelitian dari sistem. Termasuk dalam kategori ini adalah neural network, generic algorithms dan algoritma optimasi yang lain, serta teknik untuk mengatasi ketidakpastian seperti fuzzy logic. Induction System mengandung perhitungan numeris, sehingga dapat pula dikelompokan pada CI. CI juga sering disebut sebagai soft computing, yaitu bidang AI yang difokuskan untuk mengatasi ketidakpastian (uncertainty), ketidaktepatan (imprecise), ambigu (ambigus), dan kabur (fuzzy), atau secara singkat untuk permasalahan yang abu-abu (grey area). 

Kecerdasan Tiruan Hybrid

Kelompok Hybrid adalah campuran antara sesama unsur KBS sesama unsur CI atau kombinasi unsur KBS dengan unsur CI. Tujuan penggabungan ini adalah untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat daripada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri. Jadi perpaduan ini diharapkan akan mengatasi kelemahan masing-masing kelompoknya. Berbagai kombinasi telah banyak dilakukan. Misal : gabungan antara expert system dan neural networks, fuzzy logic dengan neural networks, dan case based reasoning system dengan expert sistem.

Pertanyaan:

1.) Apa saja 3 jenis kecerdasan tiruan?
  1. Sistem berbasis pengetahuan Knowledge-based systems, KBS)
  2. Inteligensia berbasis komputasi (Computational Intelligence, CI)
  3. Hybrid (campuran)
2.) Jelaskan apa yanb dimaksud dengan Computational Intelligence!
Model yanh secara implisit dinyatakan dengan teknik - teknik numerik. CI berusaha mengatasi kelemahan kelompok KBS dengan cara  membuat suatu model berbasis pada pengamatan dan pengalaman.

3.) Ada beberapa kategori dalam CI, sebutkan!
Neural network, generic algorithms dan algoritma optimasi yang lain, serta teknik untuk mengatasi ketidakpastian seperti fuzzy logic.

4.) Jelaskan tujuan penggabungan dalam kecerdasan tiruan!
Tujuan penggabungan ini adalah untuk membuat suatu sistem paduan yang lebih hebat daripada unsur-unsur sistem itu bila berdiri sendiri. Jadi perpaduan ini diharapkan akan mengatasi kelemahan masing-masing kelompoknya.

5.) Jelaskan apa yang dimaksud dengan kecerdasan tiruan hybrid!
Kelompok Hybrid adalah campuran antara sesama unsur KBS sesama unsur CI atau kombinasi unsur KBS dengan unsur CI

6.) Berikan contoh kombinasi dari kecerdasan tiruan!
Gabungan antara expert system dan neural networks, fuzzy logic dengan neural networks, dan case based reasoning system dengan expert sistem.

7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan Knowledge-based systems!
KBS meliputi teknik-teknik seperti rule-based, case-based reasoning, dan induction system. Karena pengetahuan dimodelkan secara eksplisit dengan menggunakan kata dan simbol, ia dapat dibaca dan dimengerti oleh manusia

8.) Mengapa Induction System dikelompokan kedalam CI?
Karena mengandung perhitungan numeris

9.) CI sering disebut juga dengan?
Soft computing, yaitu bidang AI yang difokuskan untuk mengatasi ketidakpastian (uncertainty), ketidaktepatan (imprecise), ambigu (ambigus), dan kabur (fuzzy), atau secara singkat untuk permasalahan yang abu-abu (grey area). 

10.) Apa kelemahan dari KBS?
Sebatas mengatasi situasi-situasi yang telah dimodelkan secara eksplisit. 

Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah  sebagaimana yang tertuang dalam Online Learning Uhamka

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertemuan 4 PKT : Konsep Dasar Kecerdasan Tiruan Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

 Konsep Dasar Dalam Kecerdasan Buatan Turning Test - Metode Pengujian Kecerdasan     Turning Test merupakan sebuah metode pengujian kecerdasan yang dibuat Alan Turing Proses ini melibatkan seorang penanya (manusia) dan dua obyek yang ditanyai. Yang satu adalah seorang manusia dan satunya sebuah mesin yang akan diuji. Penanya tidak bisa melihat langsung kepada obyek yang ditanyai. Penanya diminta untuk membedakan mana jawaban komputer, mana jawaban manusia berdasarkan jawaban kedua obyek tersebut. Jika penanya tidak dapat membedakan mana jawaban mesin dan jawaban manusia maka Turing berpendapat bahwa mesin yang diuji tersebut dapat diasumsikan CERDAS. Pemrosesan Simbolik     Komputer semula didesign untuk memproses bilangan / angka - angka (pemrosesan numerik). Sementara manusia dalam berpikir dan menyelesaikan masalah lebih bersifat simbolik, tidak didasrkan kepada sejumlah rumus atau melakukan komputasi matematis. Sifat penting dari AI adalah bahwa AI merupakan...

Pertemuan 12 PDS : Simulasi Berbasis Software PowerSim Oleh Dian Ainurrafik Afnan S

  Contoh Perangkat Lunak Dalam Simulasi Berbasis Powersim Perangkat Lunak Simulasi Untuk melakukan simulasi dari sebuah model, diperlukan perangkat lunak (software) yang secara cepat dapat melihat perilaku dari model yang telah dibuat. Ada berbagai macam perangkat lunak yang dapat digunakan untuk keperluan ini, seperti Vensim, Dynamo, Ithink, Stella dan Power Simulation.  Power Simulation Powersim digunakan untuk membangun dan melakukan simulasi suatu model dinamik. Suatu model dinamik adalah kumpulan dari variabel-variabel yang saling mempengaruhi antara satu dengan lainnya dalam suatu kurun waktu.  Korespondensi Antar Variabel Setiap variabel berkorespondensi dengan suatu besaran yang nyata atau besaran yang dibuat sendiri. Semua variabel tersebut memiliki nilai numerik dan sudah merupakan bagian dari dirinya.  Pada waktu mensimulasikan model, variabel-variabel akan saling dihubungkan membentuk suatu sistem yang dapat menirukan kondisi sebenarnya  Stock flow D...