UAS Nama : Dian Ainurrafik Afnan S NIM : 1903015239 MK : Pengantar Kecerdasan Tiruan Berikut Jawaban UAS : Unduh File UAS ini dibuat sebgaimana yang tertuang dalam Online Learning Uhamka
Simulasi dan Pemodelan
Definisi Simulasi
Simulasi adalah peniruan operasi. Menurut waktu, sebuah proses atau sistem dunia nyata. Simulasi dapat dilakukan secara manual maupun dengan bantuan komputer. Simulasi dapat menyertakan data dan sejarah buatan (artificial history) dari sebuah sistem, pengamatan daata dan sejarah dan kesimpulan yang terkait dengan karakteristik sistem-sistem.
Langkah Ril dalam Simulasi
Mengembangkan sebuah model simulasi dan mengevaluasi model, biasanya dengan menggunakan komputer untuk mengestimasi karakteristik yang diharapkan dari model tersebut.
Terdapat beberapa kondisi yang membutuhkan simulasi, yaitu :
- Mempelajari interaksi internal sub-sistem yang kompleks.
- Mengamati sifat model dan hasil keluaran akibat perubahan lingkungan luar atau variabel internal.
- Meningkatkan kinerja sistem melalui pembangunan / pembentukan model
- Eksperimen desain dan aturan baru sebelum diimplementasikan
- Memahami dan memverifikasi solusi analitik
- Mengidentifikasi dan menetapkan persyaratan-persyaratan
- Alat bantu pelatihan dan pembelajaran dengan biaya lebih rendah
- Visualisasi operasi melalui animasi
- Masalahnya sulit, memakan waktu atau tidak mungkin diselesaikan melalui metode analitik atau numerik konvensional.
Adapun beberapa kondisi yang tidak memerlukan simulasi, yaitu :
- Jika masalah dapat diselesaikan dengan metode sederhana
- Jika masalah dapat diselesaikan secara analitik
- Jika eksperimen langsung lebih mudah dilakukan
- Jika biaya simulasi dianggap terlalu mahal
- Jika sumber daya atau waktu tidak tersedia
- Jika tidak ada data yang tersedia
- Jika verifikasi dan validasi tidak dapat dilakukan
- Jika daya melebihi kapasitas (overestimed)
- Jika sistem terlalu kompleks atau tidak dapat didefinisikan
Definisi Pemodelan
Pemodelan adalah suatu representasi sederhana dari sebuah sistem (proses atau teori), bukan sistem itu sendiri.
Kondisi model
Model-model tidak harus memiliki seluruh atribut; mereka disederhanakan, dikontril, digeneralisasi atau didealkan.
Deskripsi model
Untuk sebuah model yang digunakan, seluruh sifat-sifat relevantnya harus ditetapkan dalam suatu cara yang praktif dinyatakan dalam suatu set dekripsi terbatas yang masuk akal (reasonably).
Validasi model
- Sebuah model harus divalidasi
- Setelah divalidasi, sebuah model dapat digunakan untuk menyelidiki dan memprediksi perilaku-perilaku (sifat) sistem atau menjawab "what if questions" untuk mempertajam pemahaman, pelatihan, prediksi, dan evaluasi alternatif.
Adapun beberapa tipe-tipe model, yaitu :
- Fisik : model rumah, model jembatan, model transportasi, dll
- Matematis (symbolic) : E = mc2
Model dan Sistem
Model yang dipelajari selanjutnya adalah diskrit, dinamik dan stokastik dan disebut model simulasi (sistem) peristiwa diskrit (discreateevent).
Artikel ini dibuat sebagai tugas kuliah sebagaiman yang tertuang dalam Online Learning Uhamka
Komentar
Posting Komentar